UJIAN TENGAH SEMESTER
Mata
Kuliah : Kewirausahaan
Hari/Tanggal
: Rabu, 7 Maret 2012
Nama : Abdi silaban
No
mahasiswa : 11B2013
Jawablah
soal-soal di bawah ini dengan pemahaman anda sendiri!
1. a. Coba anda kemukakan
tentang konsep kewirausahaan!
Jawaban : Sampai saat ini konsep kewirausahaan masih
terus berkembang. Kewirausahan adalah suatu sikap, jiwa dan kemampuan untuk
menciptakan sesuatu yang baru yang sangat bernilai dan berguna bagi dirinya dan
orang lain. Kewirausahaan merupakan sikap mental dan jiwa yang selalu aktif
atau kreatif berdaya, bercipta, berkarya dan bersahaja dan berusaha dalam
rangka meningkatkan pendapatan dalam kegiatan usahanya.
Seseorang yang memiliki karakter wirausaha selalu
tidak puas dengan apa yang telah dicapainya. Wirausaha adalah orang yang
terampil memanfaatkan peluang dalam mengembangkan usahanya dengan tujuan untuk
meningkatkan kehidupannya
b. Usaha kecil
memiliki peran yang strategis dalam sejarah perkembangan perekonomian di
Indonesia. Coba anda jelaskan bagaimana peran usaha kecil dalam mendukung
perekonomian secara nasional!
Jawaban : Usaha
mikro dan kecil umumnya memiliki keunggulan dalam bidang yang memanfaatkan
sumberdaya alam dan padat karya, seperti: pertanian tanaman pangan, perkebunan,
peternakan, perikanan, perdagangan dan restoran. Usaha menengah memiliki
keunggulan dalam penciptaan nilai tambah di sektor hotel, keuangan, persewaan,
jasa perusahaan dan kehutanan. Usaha besar memiliki keunggulan dalam industri
pengolahan, listrik dan gas, komunikasi dan pertambangan. Hal ini membuktikan
usaha mikro, kecil, menengah dan usaha besar di dalam praktiknya saling
melengkapi. Usaha kecil dan menengah (UKM) merupakan salah satu bagian penting
dalam membangun perekonomian suatu negara ataupun daerah, tidak terkecuali di
Indonesia. Usaha mikro krcil menengah menjadi salah satu prioritas dalam
agenda pembangunan di Indonesia hal ini terbukti dari bertahannya sector UKM
saat terjadi krisis hebat tahun1998, bila dibandingkan dengan sector lain yang lebih
besar justru tidak mampu bertahan dengan adanya krisis. Mudradjad Kuncoro dalam
Harian Bisnis Indonesia pada tanggal 21 Oktober 2008 mengemukakan bahwa UKM
terbukti tahan terhadap krisis dan mampu survive karena, pertama, tidak memiliki utang luar
negeri. Kedua, tidak banyak utang ke perbankan karena mereka dianggap unbankable.
Ketiga,menggunakan input lokal. Keempat, berorientasi ekspor.
Pada masa krisis
ekonomi yang berkepanjangan, UKM dapat bertahan dan mempunyai potensi untuk
berkembang. Dengan demikian UKM dapat dijadikan andalan untuk masa yang akan
datang dan harus didukung dengan kebijakan-kebijakan yang kondusif, serta
persoalan-persoalan yang menghambat usaha-usaha pemberdayaan UKM harus
dihilangkan. Konstitusi kebijakan ekonomi Pemerintah harus menempatkan UKM
sebagai prioritas utama dalam pemulihan ekonomi, untuk membuka kesempatan kerja
dan mengurangi jumlah pengangguran
2. a.
Apakah karakter seorang wirausaha akan mendukung dan menentukan keberhasilan
usahanya? Jelaskan pendapat anda!
Jawaban : karakter seorang wirausaha
akan mendukung dan menentukan keberhasilan usahanya Untuk menjadi seorang
wirausahawan, diperlukan dukungan dari orang lain yang berhubungan dengan
bisnis yang kita kelola. Seorang wirausaha harus mau menghadapi tantangan dan
resiko yang ada. Resiko dijadikan sebagai pemacu untuk maju, dengan danya
resiko, seorang wirausaha akan semakin maju.
Menurut Murphy dan
Peek yang diterjemahkan dalam bukunya oleh Bukhari Alam, ada delapan anak
tangga yang meliputi keberhasilan seorang wirausaha dalam mengembangkan
profesinya, yaitu:
a. Kerja keras
Kerja keras
merupakan modal keberhasilan seorang wirausaha. Setiap pengusaha yang ukses
menempuh kerja keras yang sungguh – sungguh dalam usahanya.
b. Kerjasama dengan orang lain
Kerjasama dengan
orang lain dapat diwujudkan dalam lingkungan pergaulan sebagai langkah pertama
untuk mengembangkan usaha. SEorang wirausaha harus murah hati, mudah bergaul,
ramah dan disenangi masyarakat dan menghindari perbuatan yang merugikan orang
lain.
c. Penampilan yang baik
Penampilan yang
baik ditekankan pada penampilan perilaku yang jujur dan disiplin
d. Yakin
Seorang wirausaha
harus dapat yakin kepada diri sendiri, yaitu keyakinan untuk maju dan dilandasi
ketekunan serta kesabaran
e. Pandai membuat keputusan
Seorang wirausaha
harus dapat membuat keputusan. Jika dihadapkan pada alternative sulit, dengan
cara pertimbangan yang matang, jangan ragu – ragu dalam mengambil keputusan
yang baik sesuai dengan keyakinan.
f. Mau menambah Ilmu pengetahuan
Dengan menambah
ilmu pengetahuan, terutama di bidang usaha, diharapkan seorang wirausaha dapat
mendukung kemampuan dan kemajuan dalam usaha
g. Ambisi untuk maju
Tanpa ambisi yang
kuat, seorang wirausaha tidak akan dapat mencapai keberhasilan. Ambisi yang
kuat, harus diimbangi dengan usaha yang keras dan disiplin diri yang baik
h. Pandai berkomunikasi
Seorang wirausaha
harus dapat menarik orang lain dengan tutur kata yang baik, sopan, jujur dan
percaya diri. Dengan demikian akan memberi kesan kepada orang lain menjadi tertarik
daan orang akan percaya dengan apa yang disampaikan.
b. Sebutkan ciri-ciri karakteristik wirausaha yang harus dimiliki seorang
wirausaha!
Jawaban : karakteristik
wirausaha yang wajib dimiliki wirausaha meliputi :
- Memiliki rasa tanggung jawab atas usaha-usaha yang
dilakukannya.
- Lebih memilih risiko yang moderat.
- Percaya akan kemampuan dirinya untuk berhasil
- Selalu menghendaki umpan balik yang segera
- Berorientasi ke masa depan, perspektif, dan berwawasan
jauh ke depan
- Memiliki semangat kerja dan kerja keras untuk
mewujudkan keinginannya demi masa depan yang lebih baik .
- Memiliki ketrampilan dalam mengorganisasikan sumber
daya untuk menciptakan nilai tambah
- Selalu menilai prestasi dengan uang.
3. a.
Tulislah sebuah contoh dan uraikan mengenai motivasi seseorang untuk membuka
usaha sendiri secara mandiri!
Jawaban
: Kemampuan menangkap peluang bisnis datang
dari proses belajar dari memulai usaha bisnis, menjalankan roda bisnis setahap
demi setahap dan akhirnya melakukan evaluasi
terhadap usaha bisnis yang dijalankan. Tanpa keberanian untuk memulai suatu usaha
bisnis tidak akan pernah punya pengalaman dalam sebuah
bisnis pada akhirnya tidak akan memiliki kepekaan menangkap peluang bisnis.
Kemampuan menangkap peluang usaha ini biasanya akan terasah seiring dengan
perjalanan memulai usaha. Usaha lama yang sudah mapan akan membuka peluang
usaha baru, sehingga pelaku akan tergerak untuk Memulai Usaha baru untuk
mendukung usaha lama. Salah satu contoh, seorang memulai usaha berdagang
telur asin, ketika usahanya sukses dia akan mencoba memotong rantai distribusi
dengan memulai usaha membuat sendiri telur asin sendiri, setelah satu rantai
distribusi dikuasai, selanjutnya ia akan mulai usaha mensuplai sendiri
bahan mentah telur asin dan seterusnya. Semua usaha dari hulu sampai hilir
dilakukan sendiri sehingga keuntungan menjadi berlipat-lipat.
Bisnis yang berkembang akan memacu untuk memulai
usaha yang baru, kuncinya adalah keberanian untuk Memulai Usaha. Orang yang
berani mengambil langkah memulai usaha bisnis, jikalau dalam perjalanan
usahanya mengalami kegagalan tidak pernah difikirkan terlalu jauh. Kegagalan
adalah pelajaran dan cambuk untuk meraih keberhasilan. Ketakutan akan kegagalan
justru sering menghinggapi orang-orang berpendidikan tinggi. Karena senantiasa
dibayang-bayangi ketakutan akan kegagalan. Ketakutan akan kegagalan
justru menghambat diri untuk memulai usaha. Akhirnya usaha tidak pernah
dilakukan.
Sebagian orang merasa nyaman dengan gaji menjadi
pegawai di sebuah instansi dengan berbagai macam fasilitas. Tetapi sebagian
orang merasa dirinya terbatas jika bekerja pada orang lain, dan lebih bisa
berkembang jika memiliki usaha sendiri. Memulai usaha bisnis harus
didasari oleh impian yang muluk-muluk tetapi memulai dengan hal yang kecil, selanjutnya
hal yang lebih besar dan pada akhirnya mimpi bisa diraih. Jangan pernah
melakukan yang besar jika hal yang kecil belum bisa dikerjakan. Maka kata kunci
pertama dalam merintis suatu usaha adalah KEBERANIAN untuk Memulai Usaha
b. Coba anda kemukakan bagaimana seorang wirausaha yang memiliki karakter
semangat yang tinggi!
Jawaban
: wirausaha yang memiliki karakter semangat yang tinggi dan
komitmen yang tinggi pula. Komitmen adalah
kesepakatan mengenai sesuatu hal yang dibuat oleh seseorang, baik terhadap
dirinya sendiri maupun orang lain Dalam melaksanakan kegiatannya, seorang
wirausahawan harus memiliki komitmen yang jelas, terarah dan bersifat progresif
(berorientasi pada kemajuan). Komitmen terhadap dirinya sendiri dapat dibuat
dengan identifikasi cita-cita, harapan dan target-target yang direncanakan
dalam hidupnya Sedangkan contoh komitmen wirausahawan terhadap orang lain
terutama konsumennya adalah pelayanan prima yang berorientasi pada kepuasan
konsumen, kualitas produk yang sesuai dengan harga produk yang ditawarkan,
penyelesaian bagi masalah konsumen, dan sebagainya.Seorang wirausahawan yang
teguh menjaga komitmennya terhadapkonsumen, akan memiliki nama baik di mata
konsumen yang akhirnya wirausahawan tersebut akan mendapatkan kepercayaan dari
konsumen, dengan dampak pembelian terus meningkat sehingga pada akhirnya
tercapai target perusahaan yaitu memperoleh laba yang diharapka, Salah satu
jawaban kunci
suksesnya adakah KEBERANIAN.
Orang yang berpendidikan rendah sering lebih Berani mengambil resiko
dibandingkan dengan orang lain. Dia lebih berani untuk Memulai Suatu Usaha tanpa
banyak pertimbangan resiko dan analisa yang muluk-muluk. Keberanian dan tekad
yang kuat itulah yang menjadi modal pertama dalam memulai suatu
usaha/bisnis. Semakin cepat seseorang berani mengambil keputusan untuk
Memulai Usaha semakin cepat dia akan sukses. Naluri bisnis kadang
malah muncul di kalangan orang-orang yang berpendidikan tidak tinggi, meski
tidak semua. Naluri untuk menjalankan suatu bisnis didukung keberanian untuk
mengambil kesempatan dan bertindak menjadi kunci kesuksesan seseorang.
Naluri untuk menangkap peluang bisnis bukanlah sesuatu yang sifatnya begitu
saja melekat dalam diri seseorang.
4.
Bagaimana pendapat anda tentang wirausaha yang berorientasi ke masa
depan?
Jawaban : Seorang wirausaha haruslah
perspektif, mempunyai visi ke depan, oleh karena itu kontinuitasnya harus
dijaga dan pandangan harus ditujukan jauh kedepan. Untuk menghadapi pandangan
jauh kedepan , seorang wirausaha akan menyusun perencanaan dan strategi yang
matang, agar jelas langkah-langkah yang akan dilaksanakan.
Sedangkan
menurut M Scarborough dan Thomas W. Zimerrer dalam Suryana (2003: 14)
mengemukakan delapan karakteristik wirausaha (entrepreneur), yang
meliputi, antara lain:
1.
Desire for
responsibility, yaitu memilki rasa tanggung jawab
atas usaha-usaha yang dilakukannya. Seorang yang memiliki rasa tanggung jawab
akan selalu mawas diri.
2.
Preference for moderat risk,
yaitu lebih memilih resiko yang moderat, artinya ia selalu menghindari
resiko, baik yang terlalu rendah maupun resiko yang terlalu tinggi.
3.
Confidence
in their ability to success, yaitu
percaya akan kemampuan dirinya untuk berhasil.
4.
Desire for
immediate feedback, yaitu selalu menghendaki umpan
balik yang segera.
5.
High level
of energy, yaitu memiliki semangat dan kerja
keras untuk mewujudkan keinginannya demi masa depan yang lebih baik.
6.
Future
orientation, yaitu berorientasi ke masa depan,
perspektif, dan berwawasan jauh kedepan.
7.
Skill at
organizing, yaitu memiliki keterampilan dalam
mengorganisasikan sumber daya untuk menciptakan nilai tambah.
8.
Value of
achievement, yaitu lebih menghargai prestasi
daripada uang.
5. a.
Apa pentingnya kepemimpinan bagi seorang wirausaha?
Jawaban : Kepemimpinan adalah proses mengarahkan perilaku
orang lain kearah pencapaian suatu tujuan tertentu. Pengarahan dalam hal ini
berarti menyebabkan orang lain bertindak dengan cara tertentu atau mengikuti
arah tertentu. Wirausahawan yang berhasil merupakan pemimpin yang berhasil
memimpin para karyawannya dengan baik. Seorang pemimpin dikatakan berhasil jika
percaya pada pertumbuhan yang berkesinambungan, efisiensi yang meningkat dan
keberhasilan yang berkesinambungan dari perusahaan.
Para wirausahawan memiliki gaya kepemimpinan yang berbeda, mereka
mengembangakan gaya kepemimpinan mereka sendiri sesuai dengan karakter pribadi
merka dalam memajukan perusahaannya.
b. Mengapa seorang pemimpin harus bersikap terbuka dan berjiwa besar?
Jawaban : pemimpin yang tercipta dari rutinitas
perilaku etis dan dari rutinitas perilaku berjiwa besar dalam sikap baik, akan
menjadi dasar untuk memberikan rasa senang dan puas kepada pelanggan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar